JAKARTA – Gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepakbola KONI Cup ke-7 tahun 2026 siap mencatatkan sejarah baru dalam pengelolaan kompetisi usia dini di Indonesia. Tidak hanya sekadar turnamen rutin, ajang yang memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum KONI Pusat ini kini mengadopsi sistem digitalisasi penuh melalui kolaborasi dengan platform Futscore Indonesia.
Data Objektif sebagai Basis Prestasi
Langkah inovatif ini diambil untuk memastikan setiap talenta yang berlaga memiliki rekam jejak yang akurat. Melalui sistem Futscore, panitia dapat mengidentifikasi status pemain secara real-time serta memantau statistik performa individu secara mendalam, mulai dari jumlah gol hingga konsistensi penampilan di lapangan.
Ketua Pelaksana Nasional, Taufik Panji Alam, menegaskan bahwa integrasi teknologi ini merupakan solusi atas tantangan pemantauan bakat di masa depan.
"Ke depan, pembentukan tim untuk ajang internasional bisa diambil dari data Futscore. Jadi pemilihan pemain lebih objektif berdasarkan data lapangan," ujar Taufik dalam audiensi di Gedung KONI Pusat, Jakarta (22/4/2026).
Akurasi untuk Masa Depan Akademik
Senada dengan hal tersebut, Sekjen KONI Pusat Tb. Lukman Djajadikusuma menyoroti bahwa pendataan ini, khususnya untuk kategori U-16, akan menjadi aset penting bagi para pemain. Data prestasi yang terakreditasi ini nantinya dikirimkan ke Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai instrumen pendukung bagi para atlet yang ingin menempuh jalur prestasi masuk perguruan tinggi.

Foto Bersama : Taufik Pandji Alam (ketua penyelenggara), Deni Refianto (Futscore), Kolonel Ahmad Sulthoni (Dandim Makob TNI AU)
Detail Penyelenggaraan Kejurnas 2026
Selain aspek digitalisasi, terdapat beberapa pembaruan signifikan pada penyelenggaraan tahun ini:
Ekspansi Kategori Usia: Tahun ini mempertandingkan 5 kategori usia (KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, dan KU-18), meningkat dari sebelumnya yang hanya 4 kategori.
Jumlah Peserta: Total sekitar 114 tim akan berlaga, dengan sistem kuota ketat per kategori untuk menjaga durasi turnamen dan kualitas rumput stadion.
Lokasi Pertandingan: Jakarta resmi dipilih sebagai tuan rumah, menyisihkan kandidat lain seperti Solo. Laga akan dipusatkan di Stadion Koopsudnas dan Stadion Galaxy Halim Perdanakusuma pada akhir Juni hingga Juli 2026.
Dukungan Sektor Lain: Event ini juga menggandeng TNI AU untuk fasilitas venue dan melibatkan UMKM lokal guna menggerakkan ekonomi di sekitar wilayah pelaksanaan.
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, mengapresiasi kemajuan ini dan menekankan pentingnya koordinasi dengan induk olahraga, pihak keamanan serta medis agar kualitas kompetisi tetap terjaga selaras dengan kecanggihan sistem data yang akan digunakan.
Sumber Berita : Tim Futscore

Futscore